KABAR 2 menit baca

K3M Muria Wonosobo Gelar Bimtek Kokurikuler untuk Perkuat Karakter Siswa

Rudi Pramono 07 Agustus 2026 38 views

MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM– Kelompok Kerja Madrasah/Sekolah Muhammadiyah, Rifaiyah, dan Al Kayyis (K3M Muria) Kabupaten Wonosobo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kokurikuler bagi guru MI/SD di Janur Resto, Wonosobo, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka serta Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
​Bimtek yang bekerja sama dengan Penerbit Erlangga ini dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Kabupaten Wonosobo, Drs. H. Suharna, M.M.Pd.

​Dalam sambutannya, H. Suharna menekankan pentingnya peran pendidik untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme demi mendorong kemajuan madrasah maupun sekolah.

​"Guru harus terus meningkatkan kualitas diri dan profesionalismenya agar mampu membawa kemajuan yang signifikan bagi sekolah dan madrasah," ujar Suharna.

Fokus Penguatan Karakter dan Kompetensi Siswa

​Bimtek yang dihadiri puluhan guru kelas ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam serta keterampilan praktis dalam merancang program kokurikuler yang terukur, bermakna, dan berdampak langsung terhadap penguatan karakter peserta didik.

​Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Amin Nurita Fajar Astuti, S.T., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan kokurikuler bertindak sebagai jembatan strategis antara pembelajaran intrakurikuler dan pengembangan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila.

​“Kokurikuler bukan sekadar kegiatan tambahan, melainkan ruang untuk menumbuhkan kompetensi, literasi, dan karakter siswa sesuai dengan visi satuan pendidikan masing-masing,” tegas Dr. Amin Nurita di hadapan para peserta.

​Materi pelatihan mencakup konsep dasar kokurikuler, penyusunan strategi perencanaan, teknik pelaksanaan di lapangan, hingga instrumen evaluasi kegiatan.

Dorong Sinergi Pendidikan Holistik

​Ketua Panitia Kegiatan, Lailatul Mufida, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari Penerbit Erlangga serta antusiasme seluruh peserta yang aktif dalam sesi diskusi dan praktik penyusunan rencana program.

​“Melalui bimtek ini, kami berharap para guru di lingkungan Muhammadiyah, Rifaiyah, dan Al Kayyis memiliki acuan yang jelas untuk menjalankan program kokurikuler yang berkualitas di madrasah masing-masing,” ungkap Lailatul.

​Melalui pelatihan ini, diharapkan hasil penyusunan program kokurikuler dapat segera diterapkan di setiap satuan pendidikan untuk mewujudkan sistem pembelajaran yang holistik, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

Kontributor : Suparno
Editor : Rudyspramz

Sebelumnya Jejak Kitab Kuning dalam Tradisi Keilmuan Muhammadiyah
Komentar

Mantab. Semoga semakin bergeliat menuju banyak perubahan yang lebih baik.

Tinggalkan Komentar