KABAR 2 menit baca

Tumbuhkan Disiplin dan Ekoteologi, Siswa MI Hamka Wonosobo Belajar Langsung di Terminal Mendolo serta Swiss van Java

Rudi Pramono 16 Juli 2026 47 views

MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM – Hari ketiga Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATAMUDA) MI Hamka Wonosobo berlangsung meriah dan penuh edukasi pada Rabu, 15 Juli 2026. Sebanyak 217 peserta didik diajak keluar dari ruang kelas untuk belajar langsung dari lingkungan sekitar melalui kegiatan outing class yang digelar di dua lokasi berbeda secara bersamaan.

​Langkah inovatif ini diambil untuk memberikan pengalaman belajar yang nyata, menyenangkan, sekaligus membentuk karakter disiplin dan kepedulian lingkungan sejak usia dini.

​'Belajar Tertib Lalu Lintas di Terminal Tipe A Mendolo

​Untuk siswa kelas 1 dan 2 yang berjumlah 101 anak, MI Hamka Wonosobo berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Wonosobo. Mereka mengunjungi Terminal Tipe A Mendolo Wonosobo.

​Di sana, anak-anak diperkenalkan pada rambu-rambu lalu lintas, pentingnya disiplin di jalan raya, serta kesadaran akan keselamatan diri (safety awareness) sejak dini.

​"Anak hebat bukan hanya yang rajin belajar di dalam kelas, tetapi juga mereka yang mengerti dan tertib berlalu lintas. Edukasi ini penting agar nilai-nilai keselamatan tertanam sejak mereka kecil," ujar salah satu perwakilan guru pendamping.

​'Memahami Ekoteologi di Swiss van Java

​Sementara itu, suasana berbeda dirasakan oleh 116 siswa kelas 3, 4, 5, dan 6. Mereka bertolak ke kawasan wisata Swiss van Java untuk berkolaborasi dengan Villa Dieng Swiss van Java.

​Di lokasi ini, para siswa disuguhkan materi tentang ekoteologi—sebuah konsep yang menghubungkan nilai keagamaan dengan pelestarian lingkunganserta pengenalan kearifan dan budaya lokal Wonosobo.

​Tidak hanya belajar teori, anak-anak juga diajak melakukan berbagai aktivitas seru, mulai dari:

'​Outbound & Team Building: Permainan kelompok yang melatih kerja sama, komunikasi, sportivitas, dan kepemimpinan.

'​Interaksi dengan Satwa : Memberi makan kelinci dan kambing secara langsung untuk menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap sesama makhluk hidup.

​'Edukasi Lingkungan: Belajar bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan dan merawat alam sekitar.

​Kegiatan MATAMUDA hari ketiga ini membuktikan bahwa proses belajar terbaik tidak hanya bersumber dari buku, melainkan dari interaksi langsung dengan alam, kebersamaan, dan pengalaman nyata yang menyenangkan. Karakter anak yang cerdas, peduli, dan berdisiplin diharapkan lahir dari metode pembelajaran luar kelas seperti ini.

Kontributor : Suparno
Editor : Rudyspramz

Sebelumnya Tanggap Bencana Sejak Dini, Siswa MI Muhammadiyah 'Butuh Kal... Selanjutnya Pengantar "Ushul Fiqih" Muhammadiyah : ​Metodologi Tarjih da...
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar