Oleh : Lutfi Arif Rahman, S.H. Guru SMA Muhammadiyah Wonosobo
Nilai Perjuangan dan keikhlasan merupakan pilar spiritual dan penggerak utama bagi siapa saja yang berkhidmat di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), seperti sekolah, rumah sakit, maupun panti asuhan.
Esensi dari nilai tersebut dalam konteks pengembangan AUM:
1. Keikhlasan Sebagai Fondasi
Bukan Sekadar Pekerjaan: Bekerja di AUM dipandang sebagai bentuk ibadah (jihad muwajjah) untuk mencari rida Allah, bukan sekadar mencari nafkah atau popularitas.
Menjaga Keberkahan: Keikhlasan para berdikari (pegawai/pengurus) membuat institusi AUM tetap kokoh dan berkembang, meskipun sering kali harus merangkak dari bawah dengan fasilitas terbatas.
2. Perjuangan Tanpa Batas (Etos Tanwir)
Prinsip "Hidup-hidupilah Muhammadiyah": Menjalankan amanah KH. Ahmad Dahlan agar tidak mencari penghidupan (keuntungan pribadi) di Muhammadiyah, melainkan menghidupkan misi dakwahnya.
Ketahanan Menghadapi Tantangan: Mengelola AUM menuntut pengorbanan waktu, pikiran, bahkan materi guna memastikan pelayanan sosial dan pendidikan umat tetap berjalan prima.
3. Dampak Terhadap Kemajuan AUM
Profesionalisme Berbasis Moral: Gabungan antara keahlian profesional dan ketulusan hati menciptakan budaya kerja yang transparan, akuntabel, dan dipercaya oleh masyarakat luas.
Orientasi Manfaat: Fokus utama AUM memberi solusi bagi masalah umat (kemiskinan, kebodohan, kesehatan), sehingga setiap keringat yang mengalir bernilai amal jariyah.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!