KABAR 2 menit baca

Mengintip keseruan rombongan jemaah haji asal Wonosobo saat berziarah ke Kota Thaif. Mulai dari mencicipi buah segar hingga belajar filosofi hidup di pabrik parfum mawar legendaris.

Rudi Pramono 11 Juni 2026 43 views

MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM-​TAIF – Berbeda dengan hawa panas yang umumnya menyelimuti Kota Makkah Al-Mukarramah, Kota Taif hadir menawarkan pesona alam dataran tinggi yang sangat sejuk, hijau, dan subur.

​Keindahan dan kesegaran kota ini menjadi destinasi ziarah yang sangat dinikmati oleh para jemaah haji, termasuk rombongan jemaah haji asal Wonosobo, Jawa Tengah, di sela-sela pelaksanaan rangkaian ibadah mereka.  

​Surga Buah-Buahan Unik yang Menyegarkan

Berada di dataran tinggi membuat Thaif kaya akan hasil bumi berupa aneka buah-buahan segar. Bagi jemaah haji Indonesia, kunjungan ke pasar buah di Taif memicu antusiasme luar biasa karena mereka dapat menjumpai buah-buahan khas yang jarang atau bahkan tidak tumbuh di tanah air.

​"Di sini ada buah-buahan yang unik; ada buah ceri, buah tin, buah aprikot, dan buah-buah lain yang tidak terdapat di Indonesia. Jemaah sangat senang berbelanja dan menikmati aneka buah-buahan tersebut," ujar salah satu jemaah dengan antusias.

​Dari dokumentasi yang dibagikan, para jemaah tampak bahagia saat membeli paket buah segar seperti: Anggur hijau madu yang manis, Jeruk dataran tinggi yang segar, Buah tin segar, ​Kudapan manis tradisional (dessert kunafa) yang diberi hiasan buah ceri merah segar di atasnya.

Mengunjungi Pusat Penyulingan Mawar khas Taif

​Destinasi berikutnya yang tidak kalah berkesan adalah kunjungan edukatif ke museum sekaligus pabrik pembuatan minyak wangi khas Taif. Kota Taif memang sangat tersohor sebagai produsen bunga mawar (Rose of Taif) berkualitas tinggi yang menjadi bahan dasar parfum mewah di berbagai belahan dunia.  

​Di lokasi ini, jemaah dapat melihat langsung : Alat-alat penyulingan tradisional dari tembaga. Mesin ekstraksi modern yang digunakan untuk mengekstrak kelopak bunga mawar menjadi minyak wangi murni (attar).  

​Aroma semerbak yang luar biasa harum langsung menyambut rombongan begitu memasuki area museum, memberikan sensasi relaksasi yang menenangkan setelah lelah beraktivitas ibadah.
 
Filosofi Wangi: Nasihat Memilih Lingkungan yang Baik

​Aroma harum mawar yang memenuhi ruangan pabrik penyulingan ini memicu refleksi spiritual yang mendalam bagi para jemaah. Keharuman tersebut mengingatkan mereka pada sebuah hadis dan nasihat bijak yang sangat populer dalam Islam mengenai pentingnya memilih sahabat atau lingkungan pergaulan.  

​"Teringat tentang minyak wangi, tentu kita akan mengingat sebuah nasihat kepada kita agar berteman dengan yang baik. Berteman dengan yang baik ibarat berteman dengan penjual minyak wangi; kita akan selalu tercium aroma kebaikannya," ungkap jemaah dengan penuh syukur.
 
​Perjalanan ziarah ke Kota Thaif ini sukses memberikan kesegaran fisik dan kepuasan batin bagi para jemaah haji Wonosobo. Mengenakan seragam batik identitas yang kompak, momen kebersamaan ini menjadi lembaran kenangan indah dan sarat makna yang akan selalu mereka bawa pulang ke tanah air.

Kontributor : Emi
Editor : Rudyspramz

Sebelumnya Usai Puncak Haji 2026, Jemaah Indonesia Padati Kota Thaif un... Selanjutnya Sempat Drop Usai dari Nafarsani, Jamaah KBIH Gema Arafah Lan...
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar