MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM – Guna memastikan kesiapan jamaah menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wonosobo menggelar kegiatan pemantapan manasik haji.
Kegiatan pra-Armuzna ini dipimpin langsung oleh perwakilan Kemenag Wonosobo, Ahmad Fuadi, di Makkah pada Sabtu (23/05/2026) malam, selepas waktu Magrib sekitar pukul 18.30 Waktu Arab Saudi (WAS).
Kegiatan pemantapan ini berbasis Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Dalam pelaksanaannya, Pembimbing Ibadah (Binbad) mendatangi langsung para jamaah untuk mengulas dan mereview kembali tsaqofah (wawasan) manasik haji. Ahmad Fuadi memaparkan materi krusial mengenai alur ibadah serta arahan penting tentang hal-hal yang harus dilakukan dan dihindari selama fase Armuzna.
Pembahasan mencakup penguatan kembali mengenai :
Rukun Haji: Keabsahan ibadah yang tidak boleh ditinggalkan.
Wajib Haji : Amalan yang harus dikerjakan atau diganti dam jika terlanggar.
Sunnah Haji : Amalan untuk menyempurnakan pahala.
Larangan Ihram : Hal-hal yang harus dihindari selama berpakaian ihram.
"Komunikasi berlangsung dua arah secara interaktif. Alhamdulillah, sesi tanya jawab berjalan sangat dinamis. Dari hasil evaluasi, dapat disimpulkan bahwa jamaah KBIHU Gema Arafah sudah siap secara fisik, psikis, maupun keilmuan untuk bertolak ke Mina dan melaksanakan ibazah haji secara tarwiyah," ujar Ahmad Fuadi dalam keterangannya.
Dengan matangnya persiapan teologis dan mental ini, diharapkan seluruh jamaah asal Wonosobo, khususnya yang tergabung dalam KBIHU Gema Arafah, dapat menjalankan seluruh rangkaian rukun Islam kelima ini dengan lancar, tertib, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
Kontributor : Emi
Editor : Rudyspramz
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!