KABAR 1 menit baca

Tiba di Mina, KBIHU Gema Arafah Wonosobo Bagi Jemaah Jadi Tiga Skema Lontar Jumrah

Rudi Pramono 30 Mei 2026 68 views

MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM-
​MINA, 28 Mei 2026 – Rombongan jemaah haji yang tergabung dalam KBIHU Gema Arafah Wonosobo dilaporkan telah tiba di tenda Mina sesuai dengan estimasi waktu yang diperkirakan (28/5/26)  

Setibanya di maktab, para jemaah langsung diarahkan petugas untuk beristirahat dan membersihkan diri guna memulihkan stamina pasca-perjalanan panjang.

Demi menjamin keselamatan, tim pembimbing ibadah secara taktis langsung membagi jemaah ke dalam tiga skema pelaksanaan lontar Jumrah Aqabah (Jumrah Kubra).

Gelombang Pertama : Kejar Waktu Afdal Dhuha

Bagi jemaah yang memiliki kondisi fisik prima, pihak KBIHU Gema Arafah memprioritaskan mereka untuk mengejar waktu afdal (paling utama), yaitu pada waktu Dhuha.
​Misi Ibadah: Melontar Jumrah Aqabah / Jumrah Kubra.
​Pendamping Lapangan: Pergerakan gelombang pertama ini dikawal dan dipimpin langsung oleh Bapak Bambang Ali.

Gelombang Kedua: Antisipasi Jemaah Lansia dan Fisik Lemah

Mengingat padatnya jalur jamarat, pihak KBIHU menerapkan manajemen risiko (risk management) yang ketat bagi jemaah kategori orang tua (lansia) maupun jemaah yang kondisi fisiknya sedang menurun atau lemah.
​Waktu Pelaksanaan : Jadwal pergeseran digeser pada sore hari, yakni bakda (setelah) Ashar untuk menghindari cuaca terik dan kepadatan massa yang ekstrem.
​Petugas Pendamping: Gelombang kedua ini dikawal dan dipimpin langsung oleh drg. Emy Muniarti, Sp.Ort.

Skema Ketiga: Jalur Badal bagi Jemaah Udzur Medis

Bagi jemaah yang kondisinya sama sekali tidak memungkinkan untuk berjalan jauh menuju jamarat karena alasan atau kendala medis, KBIHU Gema Arafah mengambil langkah solutif melalui skema badal (diwakilkan).

​Untuk menjaga keabsahan secara syariat, sebelum prosesi pembadalan dilakukan oleh petugas, pihak KBIHU terlebih dahulu melaksanakan transaksi berupa pelafalan komitmen pembadalan antara jemaah dan petugas yang mewakili.

Proses pemindahan amanah ini diselesaikan secara tertib melalui prosesi ijab kabul yang sah.

​Melalui pembagian strategi penanganan jemaah yang sistematis dan humanis ini, seluruh rangkaian wajib haji di Mina bagi jemaah KBIHU Gema Arafah diharapkan dapat berjalan sukses, aman, dan sah sesuai tuntunan fikih.

Kontributor : Emy
Editor : Rudyspramz

Sebelumnya Manasik Mantap, Jemaah Haji Gema Arafah Wonosobo Dipuji Tert... Selanjutnya Hanya 15 Menit dari Arafah, Jemaah Gema Arafah Wonosobo Khus...
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar