MUHAMMADIYYAHWONOSOBO.COM - Semangat gerakan perempuan muda berkemajuan menggema di lereng Gunung Dieng. Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Wonosobo sukses menyelenggarakan rangkaian acara Semarak Milad ke-95 dan Muktamar ke-XV Nasyiatul Aisyiyah pada Ahad, 10 Mei 2026.
Bertempat di Kecamatan Kejajar, kegiatan ini dihadiri oleh ratusan kader yang merupakan perwakilan dari pengurus PDNA dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) se-Kabupaten Wonosobo. Mengusung konsep yang segar dan berdampak, perayaan kali ini tidak hanya berfokus pada seremonial, melainkan pada aksi nyata kepedulian lingkungan dan penguatan internal organisasi.
Tiga Agenda Utama: Dari Ukhuwah hingga Aksi Ekologis
Wahidah, Ketua PDNA Wonosobo menegaskan bahwa pemilihan lokasi di Kejajar sengaja dilakukan untuk mendekatkan kader dengan alam sekaligus merespons isu-isu lingkungan lokal. Terdapat tiga rangkaian agenda utama yang sukses dilaksanakan sepanjang hari Ahad kemarin:
1. Team Building (Penguatan Kapasitas Kader)
Mengawali hari, para peserta diajak untuk mengikuti sesi *team building* yang dinamis. Melalui berbagai permainan edukatif, agenda ini berhasil mencairkan suasana, mempererat tali ukhuwah, serta melatih pola kepemimpinan dan kerja sama antar-PCNA se-Wonosobo.
2. Workshop Pengelolaan Sampah
Sebagai bentuk komitmen Nasyiah terhadap isu lingkungan, workshop ini menghadirkan edukasi praktis mengenai pemilahan sampah rumah tangga dan konsep zero waste. Kader Nasyiah didorong untuk menjadi pelopor pengelolaan sampah mumpuni, dimulai dari lingkungan keluarga masing-masing.
3. Aksi Penanaman Pohon
Puncak acara ditandai dengan aksi turun ke lapangan untuk menanam bibit pohon di kawasan Kejajar. Mengingat Kejajar merupakan daerah tangkapan air yang vital bagi Wonosobo, penanaman pohon ini diharapkan mampu mencegah erosi dan menjaga kelestarian alam sekitar.
Komitmen Nasyiah untuk Umat dan Bangsa
Dalam sambutannya, Ketua PDNA Wonosobo menyampaikan rasa bangga dan terima kasih yang mendalam atas militansi para kader yang hadir.
"Milad ke-95 dan Muktamar ke-XV ini adalah momentum bagi Nasyiatul Aisyiyah untuk membuktikan bahwa perempuan muda Islam tidak hanya berdaya secara intelektual, tetapi juga responsif terhadap kelestarian bumi. Melalui workshop sampah dan penanaman pohon ini, kita sedang mempraktikkan dakwah bil hal dakwah dengan aksi nyata," ujarnya.
Suasana kebersamaan begitu terasa hingga akhir acara. Seluruh kader pulang membawa semangat baru, siap menggerakkan ranting dan cabang masing-masing demi terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Al-Birru Manittaqo
Kontributor : Wahidah
Editor : Rudyspramz
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!