MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM-Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tieng resmi ditunjuk menjadi pilot proyek pengembangan tata kelola hutan wakaf di Kabupaten Wonosobo.
Langkah inovatif ini diinisiasi untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan wakaf seluas kurang lebih 2.500 meter persegi yang sebelumnya belum tergarap secara maksimal.
Melalui pendekatan ekologis dan ekonomi berkelanjutan, program ini diproyeksikan tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat serta mendukung gerakan dakwah Persyarikatan Muhammadiyah.
Skema pengelolaan hutan wakaf di PCM Tieng mengacu pada pedoman Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pembagian tata ruang lahan dirancang secara seimbang:
30% Hutan Baku (Konservasi): Difokuskan untuk tanaman kayu keras dan vegetasi pelindung guna menjaga fungsi ekologis serta pencegahan erosi.
70% Hutan Produktif: Ditanami komoditas bernilai ekonomi tinggi seperti kopi, alpukat, dan tanaman produktif lainnya untuk mendukung pendapatan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, proses pengembangan diawali dengan asesmen potensi lahan serta penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) bersama masyarakat setempat. Pendekatan partisipatif ini memastikan penyusunan skema tata kelola benar-benar menjawab kebutuhan riil lapangan dan memberikan dampak nyata.
Penguatan sinergi program juga dibahas langsung dalam pertemuan strategis yang dihadiri Anwar Perwakilan tokoh muda PCM Tieng, Widhy Perwakilan LHKP PP Muhammadiyah, Bambang WEN Ketua PDM Wonosobo, serta Tabah Pambudi Manajer Eksekutif PDM.
Ketua PDM Wonosobo, Bambang WEN menegaskan komitmen pendampingan penuh melalui majelis terkait, termasuk memfasilitasi proses legalitas penerbitan sertifikat tanah wakaf melalui Kantor Urusan Agama (KUA). Pilot proyek ini diharapkan menjadi percontohan (role model) pengelolaan aset wakaf produktif di wilayah Wonosobo dan sekitarnya.
Kontributor : Tabah
Editor : Rudyspramz
Komentar
Bila dikelola secara jujur,optimal dan amanah InsyaAllah akan menambah pemasukan Perserikatan juga tidak mustahil menyerap tenaga kerja