Home > Article > Category > KABAR

Menegakkan Shalat, Menegakkan Peradaban: Spirit Al-Fatih Menggema di Turba KOKAM Zona Wonosobo Utara”

MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM - Langit Zona Wonosobo Utara sore itu mungkin tampak biasa. Namun di Ranting Kalibeber, Mojotengah, Ahad (1 Maret 2026), ada bara yang tak terlihat oleh mata bara semangat yang menyala dalam dada 80-an personel KOKAM Batalyon Utara.

Mereka datang bukan sekadar berkumpul. Mereka hadir membawa tekad. Dari Tieng, Kejajar, Mlandi, hingga Mojotengah, langkah-langkah itu menyatu dalam satu barisan, satu komando, satu niat: menguatkan diri sebagai garda terdepan dakwah Persyarikatan.

“Turba ini bukan sekadar agenda organisasi. Ia adalah pengingat. Bahwa menjadi bagian dari KOKAM bukan hanya tentang seragam, barisan, atau kesiapsiagaan fisik. Lebih dalam dari itu, KOKAM adalah wajah dakwah. Ia adalah benteng ideologi : menguatkan akar Muhammadiyah, Garda Syiar : menjadi yang terdepan dalam menebar kebaikan, Mesin Regenerasi : siap lahirkan pemimpin masa depan Persyarikatan” Ujar Ndan Taufiq

Lebih lanjut disampaikan Kisah Muhammad Al-Fatih bukan sekadar romantisme sejarah, tetapi Penakluk Konstantinopel itu tidak hanya menang karena strategi, tetapi karena kedisiplinan ruhani. 

“Ia membangun pasukan yang tidak sekadar kuat secara fisik, tetapi juga kokoh dalam sujudnya.” tegasnya

“Disiplin sejati bukan hanya saat apel dan pengamanan. Disiplin sejati adalah ketika azan berkumandang, lalu kaki melangkah tanpa ditunda. Ketika Ramadhan hadir, lalu ibadah meningkat tanpa disuruh. Ketika sunyi malam menjadi saksi munajat, bukan sekadar istirahat panjang” tuturnya 

Ndan KOKAM menekankan bahwa Ramadhan adalah madrasah. Turba ini adalah penguatnya. Bahwa KOKAM tidak hanya dilatih untuk sigap di medan tugas, tetapi juga kokoh di medan batin.

“Kita diingatkan: pertolongan Allah tidak turun pada pasukan yang hanya gagah di luar. Ia turun pada jiwa-jiwa yang mukhlis, yang menjaga wudhu, yang menegakkan shalat di waktu-waktunya.”ungkapnya 

Sekali lagi Komandan KOKAM mengingatkan di tengah dunia yang sering bising oleh ambisi, Turba ini mengajarkan satu hal sederhana namun mendasar Jika ingin menaklukkan zaman, taklukkan dulu diri sendiri.

KOKAM Wonosobo Utara sore itu tidak sekadar menjadi saksi pertemuan kader. Ia menjadi saksi lahirnya tekad baru—bahwa KOKAM bukan hanya pasukan pengamanan, tetapi pasukan peradaban. Dan peradaban, selalu dimulai dari sajadah.

KOKAM Perkasa.
Pemuda Muhammadiyah Fastabiqul Khairat. Menjaga barisan, menegakkan sujud.

Kontributor : Taufiq

Editor : Rudyspramz

Comments

No comments yet. Be the first to comment!

Leave a Reply