KABAR 2 menit baca

Kokohkan Ideologi Kader, SMK Mutu Wonosobo Gelar Baitul Arqam Guru dan Karyawan

Rudi Pramono 16 Oktober 2026 130 views

​​MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM — Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo resmi menggelar kegiatan Baitul Arqam bagi 77 guru dan karyawan SMK Muhammadiyah 1 (Mutu) Wonosobo di Hotel Kresna Wonosobo pada Jum'at Sabtu (16-17/10/26) 

​Mengusung tema "Mengokohkan Ideologi dan Membangun Profesionalitas, Integritas, serta Keteladanan Insan SMK Mutu Wonosobo", agenda perkaderan ini bertujuan untuk memperkuat fondasi keislaman dan etos kerja seluruh tenaga pendidik.

'​Komitmen Pekerja AUM Sebagai Kader Persyarikatan

​Kepala SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo, Setya Rahmawanto, menegaskan pentingnya meluruskan niat dalam menjalankan tugas di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Ia berpesan agar para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan ikhlas.

"Bedakan posisi kita saat bekerja di AUM untuk mencari maisah (penghidupan). Hari ini, kita semua adalah kader-kader Muhammadiyah," tegas Setya di hadapan para peserta.

​Setya berharap perkaderan yang berkualitas dan berkemajuan ini mampu membina karakter pendidik, yang pada akhirnya berdampak pada terbentuknya siswa yang disiplin, berintegritas, dan taat aturan. Terlebih, SMK Mutu Wonosobo telah melalui proses panjang hingga menjadi sekolah kepercayaan persyarikatan, umat, dan bangsa.

'​Penguatan Ibadah dan Pokok Materi Perkaderan

​Sementara itu, Wakil Ketua PDM Wonosobo Bidang MPKSDI, Khanif Rosyadi, menjelaskan bahwa Baitul Arqam merupakan salah satu perkaderan utama di samping perkaderan fungsional.
​Materi yang diberikan mencakup wawasan keislaman, penguatan ideologi, hingga praktik ibadah langsung. Secara khusus, Khanif menekankan pentingnya meningkatkan kualitas salat berjamaah bagi guru dan karyawan, yang dinilai berbanding lurus dengan tanggung jawab mendidik siswa menjadi kader penerus.

'​Studium General: Merawat Ideologi dan Kepribadian Muhammadiyah

​Acara pembukaan turut diisi dengan Studium General bertajuk "Merawat Ideologi dan Kepribadian Muhammadiyah" yang disampaikan oleh Sekretaris PDM Wonosobo, Firman Cahyadi.

​Dalam pemaparannya, Firman menyoroti pentingnya menjaga integritas moral di tengah dinamika sosial dan perubahan gaya hidup masyarakat modern.

Ia menyebut bahwa sikap dan perilaku kader Muhammadiyah termasuk yang berkiprah di ranah publik dan politik merupakan etalase yang menentukan reputasi persyarikatan di mata umat dan bangsa.

​"Muhammadiyah secara umum memiliki citra yang positif. Jika ada penyimpangan, itu merupakan anomali. Sikap seorang kader akan membedakan cara pandangnya dalam bertindak," ujar Firman.

​Ia menambahkan bahwa nilai-nilai utama seperti komitmen Tauhid, semangat beramal ikhlas, anti-TBC (Tahayul, Bid'ah, Churafat), serta semangat berkontribusi nyata merupakan landasan penting kader.

Ideologi Muhammadiyah yang berakar pada Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup (MKCH), Muqaddimah Anggaran Dasar, PHIWM, dan Kepribadian Muhammadiyah ibarat akar tunjang yang akan membuahkan masyarakat baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur serta mengantarkan menuju ridha Allah SWT (jannatun na'im).

Pembukaan diakhiri dengan Serah Terima Peserta dari Kepala Sekolah Ke Instruktur MPKSDI PDM Wonosobo dan Foto Bersama 

​ Kontributor / Editor : Rudyspramz

Sebelumnya Selamatkan Jejak Peradaban, Arpusda Wonosobo Gelar Sosialisa...
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar