MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Wonosobo meriah piagam penghargaan resmi dari Bupati dan Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo.
Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kontribusi nyata PDM Wonosobo dalam mencetak serta membina generasi penghafal Al-Qur'an di wilayah Kabupaten Wonosobo.
Penyerahan piagam dilakukan langsung oleh Bupati Wonosobo kepada Ketua PDM Wonosobo, Bambang Wen. Momen istimewa tersebut berlangsung dalam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXII Tingkat Kabupaten Wonosobo yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Wonosobo pada Ahad (1/11)
'Apresiasi untuk Seluruh Elemen Persyarikatan
Menanggapi penghargaan tersebut, Ketua PDM Wonosobo, Bambang Wen, menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih mendalam.
"Alhamdulillah. Ini adalah penghargaan untuk seluruh warga persyarikatan Muhammadiyah Wonosobo, para ustadz-ustadzah TPA, guru-guru MBS, pengasuh LKSA, dan orang tua wali yang telah ikhlas berjuang mendidik, membimbing para santriwan/santriwatinya," ujar Bambang Wen.
Bambang menegaskan bahwa piagam ini bukan sekadar apresiasi, melainkan sebuah amanah dan tantangan besar. Menurutnya, Pemkab Wonosobo menaruh kepercayaan besar kepada Muhammadiyah sebagai mitra strategis dalam mewujudkan masyarakat Wonosobo yang Berakhlak berbasis nilai-nilai Al-Qur'an.
'Gerakan Nyata: Menjawab Tantangan Melalui Pendidikan
Sebagai tindak lanjut dari apresiasi tersebut, PDM Wonosobo langsung mengibarkan komitmen untuk memperkuat pendidikan Al-Qur'an secara berkelanjutan. Bambang menyerukan kepada masyarakat luas untuk terlibat langsung dalam gerakan nyata ini.
"Ayo Ngaji, Ayo Masuk MBS / Trens Class SMP, SMA, SMK dan LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah Wonosobo," serunya mengajak seluruh elemen masyarakat.
Ia menambahkan bahwa lembaga pendidikan seperti Muhammadiyah Boarding School (MBS) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah Wonosobo disiapkan sebagai kawah candradimuka.
Lembaga-lembaga tersebut dirancang tidak hanya fokus pada capaian akademik yang unggul, tetapi juga menempa kedisiplinan dan memperkokoh hafalan Al-Qur'an para santri.
"Anak-anak kita butuh bekal dunia dan akhirat. Di MBS dan Panti Asuhan Muhammadiyah, anak dididik untuk pintar, mandiri, dan hafal Qur'an," pungkas Bambang Wen menutup pernyataannya.
Kontributor : Bambang
Editor : Rudyspramz
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!