MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM - SMK Mutu Wonosobo turut ambil bagian dalam kegiatan Simposium Internasional World Optometry Day 2026 yang mengusung tema “Effect of Digital Device on Eye Health”. pada Senin (20/04/26)
Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan diskusi ilmiah, tetapi juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan mata serta pembagian kacamata gratis bagi peserta.
Simposium internasional ini menjadi ajang pertukaran ilmu dan wawasan lintas negara di bidang kesehatan mata, dengan menghadirkan praktisi, akademisi, serta mahasiswa dari berbagai latar belakang, termasuk partisipasi mahasiswa internasional dari Filipina. Dalam forum ini, dibahas berbagai isu terkini terkait kesehatan penglihatan di era digital, sekaligus memperkuat kolaborasi global dalam meningkatkan kualitas layanan optometri.
Acara ini diselenggarakan oleh Akademi Optometri Yogyakarta (AKTRIYO) yang bekerja sama dengan ULAZ MKU Tamzis, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan mata di tengah tingginya penggunaan perangkat digital saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, SMA dan SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo mendapatkan kesempatan istimewa untuk mengikuti layanan pemeriksaan mata gratis yang mencakup pelajar hingga tenaga pendidik. Dari SMK Mutu Wonosobo sendiri, tercatat sekitar 120 pelajar dan 42 guru berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Tak hanya pemeriksaan, AKTRIYO juga memberikan layanan pembagian frame kacamata gratis bagi peserta yang beruntung. Menariknya, kegiatan ini turut dihadiri oleh mahasiswa internasional asal Filipina yang ikut serta dalam memperkenalkan Kabupaten Wonosobo, khususnya lingkungan pendidikan di SMA dan SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo.
Perwakilan dari AKTRIYO dalam pemaparannya menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar, terhadap dampak penggunaan perangkat digital yang berlebihan terhadap kesehatan mata. Paparan tersebut menekankan bahwa paparan layar dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan gangguan seperti mata lelah, mata kering, hingga penurunan kualitas penglihatan. Oleh karena itu, peserta diajak untuk menerapkan kebiasaan sehat seperti membatasi waktu penggunaan gadget, menerapkan aturan istirahat mata, serta melakukan pemeriksaan mata secara rutin sebagai langkah pencegahan dini.
Selain itu, perwakilan lainnya juga menyampaikan pentingnya peran optometri dalam menjaga kesehatan penglihatan masyarakat. Optometri tidak hanya berfokus pada pemeriksaan dan pemberian kacamata, tetapi juga memiliki peran dalam deteksi dini gangguan penglihatan, edukasi kesehatan mata, serta pencegahan berbagai risiko penyakit mata. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta semakin memahami pentingnya peran tenaga optometri sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas penglihatan di era modern.
Kepala SMK Mutu Wonosobo, Bapak Setya Rahmawanto, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak penyelenggara, khususnya tim optometri yang telah memberikan layanan kesehatan mata secara gratis. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan mata di era digital, serta membuka peluang kerja sama berkelanjutan untuk kegiatan serupa di masa mendatang. Selain itu, beliau memberikan arahan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mata sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan layanan kesehatan.
SMK MUTU WONOSOBO: SUKSES, JAYA, BERMANFAAT DAN INSPIRATIF
'Kontributor : Ayu
Editor : Rudyspramz
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!