MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Wonosobo sukses menyelesaikan serangkaian silaturahmi dengan jajaran eksekutif daerah.
Pertemuan dengan Wakil Bupati Wonosobo, Amir Husain, pada 24 September, dan dilanjutkan dengan Bupati Wonosobo, Afif Nur Hidayat, pada 26 September, meneguhkan tekad bersama untuk menjaga kondusivitas daerah dan memperkuat peran pemuda dalam pembangunan.

Rombongan PDPM yang dipimpin langsung oleh Ketua Adinda Satria Bagus menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pemkab Wonosobo menjaga stabilitas daerah di tengah gejolak nasional.
Komitmen Tegas Jaga Kerukunan dan Jadi Solusi Daerah
Dalam pertemuan tersebut, Adinda Satria Bagus menegaskan komitmen Pemuda Muhammadiyah untuk menjadi bagian dari solusi atas problem daerah. PDPM menyatakan dukungan penuh terhadap upaya menghentikan segala bentuk kekerasan yang merusak kerukunan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan pemuda, untuk menjaga kondusivitas daerah. Suasana aman dan damai harus terus dipelihara karena menjadi modal utama kemajuan Wonosobo,” tegas Adinda.
PDPM juga menekankan pentingnya mengutamakan kepentingan Wonosobo di atas kepentingan golongan atau individu. “Kami siap menjadi bagian dari solusi atas problem daerah melalui dialog dan musyawarah bersama Pemerintah Daerah dan DPRD,” tambahnya, memperkuat posisi PDPM sebagai mitra strategis pemerintah.
Seruan Keteladanan Pejabat dan Bijak Bersosial Media
Selain isu kerukunan, PDPM Wonosobo juga menyampaikan seruan keras agar para elit politik dan pejabat daerah meningkatkan sensitivitas terhadap aspirasi rakyat, khususnya masyarakat kecil.

“Kami meminta para pemangku kebijakan untuk menunjukkan keteladanan dengan sikap santun, sederhana, dan peduli pada kesulitan rakyat. Jangan sampai perilaku elit melukai hati masyarakat,” ujar Adinda.
Di tingkat bawah, Pemuda Muhammadiyah melalui Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Ranting (PR) menyatakan kesiapan menjadi garda terdepan menjaga ketertiban dalam penyampaian pendapat. Masyarakat juga diajak untuk lebih bijak menyikapi isu-isu provokatif, terutama dari media sosial yang tidak jelas sumbernya.
Sekolah Negarawan dan Agenda Tabligh Akbar
Dalam pertemuan ini, PDPM memperkenalkan program unggulannya, Sekolah Negarawan PDPM Wonosobo, bertajuk Teras Cemara, sebagai forum diskusi mendalam terkait politik kebangsaan. Baik Bupati Afif Nur Hidayat maupun Wakil Bupati Amir Husain menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesediaan mereka menjadi narasumber pada edisi selanjutnya.

Sebagai tindak lanjut komitmen cipta kondisi, PDPM Wonosobo akan menggelar Tabligh Akbar Milenial Mengaji pada 12 Oktober 2025 di GOR Indoor Wonolelo Wonosobo, yang akan diisi oleh KH. Fathurrahman Kamal, Lc., M.S.I., Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah.
Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo, beserta istri masing-masing, telah memastikan kehadiran mereka untuk memberikan sambutan dan menyapa Angkatan Muda Muhammadiyah, menandakan kuatnya sinergi antara Ummat dan Umara di Wonosobo.
Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk memperkuat sinergi antara Pemuda Muhammadiyah dan Pemerintah Daerah dalam memastikan stabilitas, kerukunan, dan kemajuan Kabupaten Wonosobo. (dea)

Comments
No comments yet. Be the first to comment!