MUHAMMADIYAHWONOSOBO.COM. - Lazismu Wonosobo kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai garda terdepan dalam respon sosial kemanusiaan. Melalui koordinasi cepat dan terukur, Lazismu berhasil menghimpun dana bantuan sebesar Rp6.191.000 untuk membantu Pak Waldi, pedagang cimol tunawicara yang mengalami kecelakaan hingga menyebabkan gerobak usahanya rusak berat.
Inisiatif bantuan ini berawal dari informasi yang diterima melalui grup komunitas ICW (info cepat Wonosobo) mengenai kondisi Pak Waldi yang tidak dapat kembali berjualan akibat kerusakan parah pada gerobaknya. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Lazismu segera melakukan asesmen lapangan dan memastikan kebutuhan bantuan yang mendesak.
Setelah mendapatkan izin penggalangan dana, Lazismu membuka donasi publik melalui berbagai platform dan jaringan komunitas. Respon masyarakat sangat positif, tercermin dari terkumpulnya donasi Rp5.382.000 dalam waktu singkat. Dana tersebut dialokasikan untuk pembuatan gerobak baru berbahan alumunium atau galvalum yang lebih kuat, sekaligus penyaluran sisa dana sebagai tambahan modal bagi Pak Waldi agar dapat kembali menjalankan usahanya.
Dalam pernyataan resminya, perwakilan Lazismu Wonosobo menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berkontribusi. “Kepercayaan dan dukungan publik menjadi bukti bahwa semangat solidaritas warga Wonosobo sangat kuat. Lazismu akan terus menjaga amanah dengan profesional, transparan, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Seiring ditutupnya penggalangan dana untuk Pak Waldi, Lazismu Wonosobo mengalihkan fokus penyaluran berikutnya pada program Siaga Kebencanaan, mengingat meningkatnya kebutuhan bantuan di sejumlah wilayah di Jawa Tengah.
Lazismu Wonosobo mempertegas komitmennya sebagai lembaga yang hadir nyata di tengah masyarakat menjadi penghubung antara kepedulian publik dan mereka yang membutuhkan bantuan secara langsung dan berkelanjutan. (Dea Purnamasidi)

Comments
No comments yet. Be the first to comment!