Home > Article > Category > KABAR

BAD PDPM Wonosobo Digelar di Yogyakarta, Perkuat Kaderisasi Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah

MUHAMMADIYAHWWONOSOBO.COM - Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqom Dasar (BAD) sebagai upaya memperkuat kaderisasi dan memaksimalkan potensi kepemudaan di lingkungan Muhammadiyah. Kegiatan ini dilaksanakan di Tabligh Institute Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Yogyakarta pada hari Sabtu, 10 Januari 2026.

BAD tersebut diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan dan Kaderisasi PDPM Wonosobo dan diikuti oleh utusan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah se-Kabupaten Wonosobo, serta ketua dan sekretaris bidang di tingkat daerah. Berdasarkan data panitia, jumlah peserta yang terdaftar melalui aplikasi administrasi milik PDPM Wonosobo, MyPemudaMu mencapai 44 orang.

Ketua Panitia, Pemuda Trisno Sujati, dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa sasaran ideal Baitul Arqom Dasar sebenarnya adalah pimpinan cabang dan ranting sebagai basis akar rumput. Namun, pada pelaksanaan kali ini, fokus peserta diarahkan kepada pimpinan cabang yang belum pernah mengikuti Baitul Arqom sebelumnya.

> “Kalau para pimpinannya belum mengikuti BAD, rasanya akan lucu jika kegiatan ini justru diikuti oleh kader akar rumput. Maka BAD kali ini kita prioritaskan untuk pimpinan cabang yang belum mengikuti Baitul Arqom,” ujar Jati.

Sementara itu, Ketua PDPM Wonosobo, Pemuda Adinda Satria Bagus, menegaskan bahwa pelaksanaan BAD tidak lepas dari berbagai tantangan dan dinamika di lapangan. Meski demikian, hal tersebut tidak menjadi alasan untuk menunda atau membatalkan kegiatan kaderisasi.

> “Dalam kegiatan Baitul Arqom Pemuda ini tentu banyak tantangan dan cobaan. Namun itu tidak menjadi alasan bagi kita untuk tidak melaksanakan BAD,” tegas Adinda.

Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan BAD ini berawal dari permintaan langsung Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Dr. Fathurrahman Kamal, yang menginginkan para pemuda Muhammadiyah datang dan menginap di Tabligh Institute.

> “Beliau meminta kita, pemuda-pemuda Muhammadiyah, untuk datang dan menginap di Tabligh Institute. Dari situ kemudian kita sepakati sekalian mengagendakan kegiatan BAD PDPM Wonosobo,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, BAD kali ini juga diwarnai dengan sejumlah hal yang kurang lazim sebagai acara pada umumnya, seperti pembukaan kegiatan yang dilakukan di dalam bus serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars Pemuda Muhammadiyah dalam posisi duduk. Menurut Adinda, hal tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi.

> “Itulah salah satu dinamika di Pemuda Muhammadiyah. Kita tidak selalu bisa saklek sepenuhnya. Kita harus mampu membaca keadaan dan memberikan solusi atas permasalahan yang ada,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Baitul Arqom Dasar ini, PDPM Wonosobo berharap para pimpinan cabang memiliki pemahaman ideologis, organisatoris, dan kepemimpinan yang lebih kuat, sehingga mampu menggerakkan Pemuda Muhammadiyah secara optimal di tingkat cabang dan ranting.

Kontributor : Herli

Editor : Rudyspramz

Comments

No comments yet. Be the first to comment!

Leave a Reply